MUSEUM GUMUK PASIR [Yuk! Belajar Ekosistem Pesisir Pantai!]

 Kembali ke daftar artikel 

Museum Gumuk pasir berada di daerah Parangtritis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Musuem Gumuk Pasir hadir sebagai laboratoriun geospasial pesisir Parangtritis dan menyimpan berbagai hal yang berkaitan dengan ekosistem pesisir pantai, seperti berbagai jenis batuan, pasir, herbarium, serta tersedia ruang audio visual untuk lebih mengenal dan memahami gumuk pasir. Gumuk Pasir, merupakan gundukan bukit dan pasir yang terhembus oleh angin. Dengan menjelajahi museum ini, kita akan disuguhkan berbagai informasi mengenai gumuk pasir Pantai Selatan. 

Museum ini didirikan berdasarkan perjanjian kerjasama antara Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) dengan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM). Perjanjian ini dilaksanakan pada tahun 2001 atas dasar pendirian Museum Alam Gumuk Pasir Barchan. Awalnya, pendirian museum ini bertujuan untuk melestarikan keberadaan Gumuk Pasir Barchan di Parangtritis. Selanjutnya, perjanjian diperbaharui pada tahun 2007 oleh Balakosurtanal, UGM, dan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tujuan adanya kerjasama tersebut adalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang data dan informasi lingkungan serta sumberdaya wilayah. Berjalan seiring pengembangan hal tersebut, kerjasama kembali diperbaharui pada tahun 2010 sampai tahun 2013 untuk dilakukan pengelolaan Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis (LGPP).

Keberadaan LGPP itu sendiri sangat penting dan amat diperlukan, karena LGPP tersebut yang akan melaksanakan riset kolaborat sumber daya pesisir dan laut untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada tahun 2015 Laboratorium Geospasial Pesisir Parangtritis berganti nama menjadi Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP). Pada tahun 2016 lalu, perjanjian kerjasama kembali diperbaharui untuk mempererat keberadaan Museum Gumuk Pasir. Salah satu tugas PGSP yakni melaksanakan riset kolaboratif dan melakukan komersialisasi hasil riset untuk meningkatkan kualitas Museum Gumuk Pasir sebagai sarana pembelajaran.

Saat ini, Museum Gumuk Pasir menjadi bagian dari Parangtritis Geomaritime Science Park dalam pengelolaan dan pengembangan terkait dengan riset, pengetahuan geospasial, serta wawasan dalam bidang kepesisiran dan kemaritiman. Sejauh yang telah dicapai ini berkat adanya perjanjian antara Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Badan Informasi Geospasial (BIG), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Pemerintah Kabupaten Bantul. Dengan lokasi Museum yang berada di  Kawasan Kagungan Dalem Gumuk Pasir, semakin menarik mata atas keberadaan Museum Gumuk Pasir sebagai sarana edukasi mengenai Gumuk Pasir. Museum ini terbuka untuk umum dengan jadwal hari Senin-Kamis pada pukul 08.00-16.00 WIB serta hari Jumat pada pukul 08.00-16.30 WIB. Museum Gumuk Pasir tutup pada hari Sabtu dan Minggu, kecuali jika ada reservasi sebelumnya. Dengan bebas tiket masuk (gratis), para wisatawan tidak perlu ragu untuk berkunjung dan menjelajahi museum ini.

 

Sumber : Buku MUSEUM di Daerah Istimewa Yogyakarta “Jendela Memaknai Peradaban Zaman”